Monday, October 23, 2017

Ribuan Santri Bangilan Gelar Apel Akbar dan Pawai Ta’aruf HSN 2017

Ribuan Santri Bangilan Gelar Apel Akbar dan Pawai Ta’aruf HSN 2017
Oleh : Joyo Juwoto

Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di Kec. Bangilan tahun ini cukup istimewa, setelah malam harinya sukses menggelar acara pembacaan shalwat nariyah, dan disambung dengan nonton bareng film Sang Kiai di pendopo Kecamatan. Pada pagi harinya dilanjutkan apel Akbar Peringatan Hari Santri Nasional sekabupaten Tuban yang dilaksanakan di lapangan Sendang Kec. Senori.

Kemeriahan peringatan HSN di Kec. Bangilan dilanjutkan dengan acara Apel Akbar dan Pawai Ta’aruf yang dipusatkan di lapangan Gelora 17 Agustus Kec. Bangilan, siang hari sekitar jam 13.00WIB hingga berakhirnya acara. Tampil sebagai pembina Apel Akbar Santri Bangilan, bapak Camat, Moh. Maftuchin Riza.

Ribuan santriwan-santriwati dari berbagai ormas, pondok pesantren, dan madrasah yang dimotori oleh NU dan DPC PGMI Kec. Bangilan meramaikan peringatan HSN di kecamatan Bangilan. Setelah apel Akbar, para santri melakukan long marc sepanjang jalan raya Bangilan dengan pakaian kebesaran santri, yaitu bersarung dan berpeci, sedangkan bagi santriwati berbusana muslimah dengan lambaian dan kibaran jilbabnya.

 “Kami mengadakan peringatan HSN 2017 dengan rangkaian acara nobar dan juga Apel Akbar serta Pawai Ta’aruf bersama masyarakat Bangilan, ingin menginspirasi kepada santri dan generasi muda penerus perjuangan bangsa, biar mereka mengetahui kegigihan serta keuletan filosofis politik kiai yang selalu istiqomah dan tangguh, bukan untuk diri beliau sendiri, akan tetapi semata-mata untuk kepentingan umat.” Demikian tutur ketua DPC PGMI Kec. Bangilan, Bapak Kiai Mukhlisin, S.Pd.I.

Lebih lanjut Pak Muklisin mengatakan bahwa “Santri bukan saja mereka yang pernah mencicipi pesantren, namun siapapun saja yang mengerti dan meneladani perjuangan Kiai dalam berjuang dan berkorban untuk negeri adalah seorang santri. Sekalipun ia tidak mengerti huruf hijaiyyah.” Demikian dawuh dari beliau.

No comments:

Post a Comment