Saturday, July 15, 2017

Mengakses Informasi dan Ilmu Pengetahuan Dari Internet

Mengakses Informasi dan Ilmu Pengetahuan Dari Internet
Oleh “ Joyo Juwoto

Untuk memperoleh suatu ilmu pengetahuan di era sekarang sangatlah mudah, cukup berbekal gadged di tangan dengan seperangkat quota internet, kemudian kita tinggal berselancar sepuasnya di dunia maya, maka berbagai macam informasi dan disiplin ilmu pengetahuan dapat kita akses dengan mudah. Ya, ilmu sekarang sangat dekat, dan nyaris berada di dalam genggaman setiap orang.

Kemudahan-kemudahan seperti sekarang ini tentu patut kita syukuri, walau demikian tentu tidak semua informasi dan ilmu pengetahuan di internet dapat  dipertanggungjawabkan kebenarannya secara mutlak. Kita harus memilih dan memilah dengan cermat, agar tidak terjerumus ke dalam informasi dan pengetahuan yang kurang kredibel dan tidak bertanggung jawab.

Bukan berarti kemudahan dalam mengakses informasi dan ilmu pengetahuan di dunia maya menafikan bagi kita untuk mencari seorang guru. Belajar secara langsung kepada seorang guru sangatlah penting, lebih-lebih menyangkut ilmu agama. Karena jika kita mencari dan membacanya sendiri, bisa dimungkinkan terjadi salah paham dan lebih fatal lagi paham yang salah, hal ini tentu berdampak yang tidak baik.

Mungkin kita sering mendengar informasi atau membaca status di media sosial, bahwa belajar itu harus ada gurunya, jangan hanya bermodalkan gadged, jangan menjadi santrinya mbah google. Kalau mau nyantri ya masuklah ke pondok pesantren, belajar pada seorang Kiai pesantren, bukan hanya berbekal belajar di internet. Karena seseorang yang belajar di internet lebih banyak memungkinkan untuk salah tafsir dan salah paham terhadap konten ilmu pengetahuan yang dibacanya.

Hal ini menjadi penegasan bahwa internet jangan sampai menjadi sumber utama rujukan dalam belajar ilmu pengetahuan, lebih-lebih ilmu-ilmu agama seperti yang saya uraikan di atas. Karena banyak sekali kasus penyimpangan dan penyelewengan ajaran agama karena belajar tanpa guru yang mumpuni dan hanya mencomot dari internet.

Walau demikian tidak bisa dipungkiri bahwa informasi dan pengetahuan di internet juga banyak manfaatnya, apalagi didukung oleh media sosial lain semisal Whatshap, BBM, Line, dan berbagai media yang menghubungkan banyak orang, dengan mudahnya seseorang bisa saling ngeshare dan berbagi ilmu pengetahuan dengan sangat mudah, murah, cepat dan efisien.

Namun demikian sekali lagi saya katakan bahwa untuk mengakses maupun mengeshare suatu pengetahuan di media sosial, di internet harus selektif dan hati-hati. Jangan sampai konten yang kita baca dan kita sebarkan itu mengandung hal yang tidak baik, hoax, maupun konten-konten yang memprofokasi pihak-pihak tertentu. Baca dengan seksama dan teliti sebelum mengeshare suatu ilmu atau informasi, kenali website-website yang baik dan kredibel serta bertanggung jawab dalam membaca dan mengakses ilmu pengetahuan di internet.

Untuk mengetahui apakah suatu informasi dan keilmuan di internet bisa dipertanggungjawabkan, maka kita perlu mengenali ciri-ciri web yang kredibel dan bukan web abal-abal. Ini saya kira sangat penting sekali, agar kita tidak terjerumus ke lembah informasi dan ilmu pengetahuan yang abal-abal pula. Berikut saya sarikan beberapa tips untuk mengetahui kridibilitas sebuah web :

1.   Identitas pemilik atau pengelola web harus jelas. Hal ini sangat penting sekali, agar kita bisa mengetahui kredibelitas sebuah website. Biasanya penulis website perseorangan akan mencantumkan profilnya secara lengkap untuk menghilamgkan prasangka dari pembaca, sedang jika website dikelola lembaga kita perlu melihat atau mengecek kredibilitasnya.

2.   Website yang bertanggung jawab biasanya berbayar bukan gratisan, (Ups!!! Blog aku masih gratisan juga ding...:) ). Walau banyak pula web gratisan yang digunakan untuk hal kebaikan. Jadi tinggal kita pinter-pinternya mencari web yang bertanggung jawab.

3.   Periksa alamat awal web, apakah memakai HTTP ataukah HTTPS? HTTP kepanjangan dari Hypertext Transfer Protocol, sedangkang HTTPS adalah Hypertext Transfer Protocol Secure. Sekilas mungkin tidak ada beda antara HTTP dan HTTPS, namun huruf S dibelakang yang berasal dari kata Secure ini berfungsi mengacak semua lalu lintas data dengan enkripsi (Hehe..aku sendiri belum faham nih, mekanismenya). Memang untuk HTTPS tidak seratus persen mampu menjamin keamanan, tetapi yang pasti HTTPS lebih aman dari pada alamat yang HTTP.


1 comment: