Wednesday, November 2, 2016

Wisata Alam Lembah Kera Gembul

Wisata Alam Lembah Kera Gembul
Oleh : Joyojuwoto

Duta Kera
Lembah gembul yang berada di pedukuhan Gembul Desa Jadi Kecamatan Semanding Tuban merupakan sebuah tempat yang dijadikan sebagai salah satu tempat wisata rohani. Konon pada zaman dahulu di situ dijadikan sebagai tempat berkumpulnya waliyyullah yang menyebarkan agama Islam di tlatah Tuban.

Gembul tempatnya mudah dijangkau baik dengan kendaraan roda empat maupun roda dua. Dari kota Tuban jaraknya sekitar 10 KM menuju arah barat daya. Yang menarik dari lembah Gembul selain sebagai wisata rohani lembah ini juga menawarkan pesona wisata alam yang indah. Di Gembul tumbuh pohon-pohon besar yang dihuni oleh kera-kera berekor panjang. Kera-kera ini walaupun liar tetapi jinak, tidak akan menggigit atau mengganggu jika tidak kita ganggu.

Panorama lembah gembul sangat indah, di sisi kiri dan kanannya tebing-tebing terjal menjulang tinggi. Di bawahnya mengalir sungai kecil yang berkelok indah, pohon-pohon besar menyejukkan panorama di lembah yang dipenuhi oleh koloni kera berekor panjang.

Jika berkunjung ke lembah Gembul usahakan membawa oleh-oleh makanaan buat kera-kera itu, bisa buah-buahan, kacang-kacangan, roti, ataupun kerupuk. Di sana pengunjung bisa memberikan makanan itu kepada kera-kera, tidak usah takut karena kera-kera itu dengan senang hati akan mengerumuni Anda.

Sayangnya tempat yang menawarkan wisata religi dan wisata kera kurang mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. Kera Gembul termasuk istimewa, di Kabupaten Tuban sementara yang terdapat koloni kera hanya ada di lembah Gembul. Di tempat wisata-wisata alam lain seperti Krawak, Nglirip, air terjun Bongok, Prataan, Nganget Sidorejo Kenduruan tidak dijumpai adanya koloni kera. Di taman wisata Bektiharjo memang ada kera, namun jumlahnya sangat sedikit sekali, itupun tidak berkoloni seperti kera di lembah Gembul.

Hal lain yang mengkhawatirkan dari lingkungan lembah Gembul ini adalah di sekitarnya telah terjadi penambangan batu kapur yang sudah berjalan cukup lama. Semoga hal ini tidak merambah sampai di lokasi lembah tempat hidupnya koloni kera. Binatang perimata ini perlu mendapatkan perhatian serius agar tidak punah. Menyelamatkan lingkungan hayati maupun non hayati menjadi tanggung jawab pemerintah dan masyarakat setempat, agar kelak anak cucu kita bisa mewarisi dan menikmati keasrian alam yang kita tempati ini.  termasuk di dalamnya makhluk-makhluk hidup yang menyangga sebuah ekosistem, salah satu contohnya adalah ekosistem kera yang ada di lembah Gembul.

Untuk mewujudkan Gembul menjadi area wisata kera biar kekinian apa perlu diangkat duta kera ya ? biar kekinian, kalau iya ayo siapa yang mau jadi duta kera ?
...

Ayo..ayo...semua warga Tuban dan khususnya wilayah yang dekat dengan Gembul, mari bersama cancut tali wanda ikut serta menjaga Gembul dengan cara berkunjung ke sana, ajak teman-teman dan keluarga menikmati sensasi bukit kapurnya, agar pemerintah atau pihak desa memberikan perhatian terhadap lembah Gembul. Jangan lupa bawa bekal untuk kera dan pastinya jaga kebersihan dan jangan merusak lingkungan.


*Joyojuwoto, lahir di Tuban, 16 Juli 1981, Anggota Komunitas Kali Kening; Santri dan Penulis buku “Jejak  Sang Rasul” bisa dihubungi di WA 085258611993

4 comments: