Wednesday, February 20, 2013

Menjadikan Keluarga Gemar Membaca


Menjadikan Keluarga Gemar Membaca

Membaca adalah perintah kewahyuan pertama sebelum perintah-perintah lain dalam risalah kenabian. Membaca adalah pintu transformasi pengetahuan bagi umat manusia. Dengan membaca kita tidak hanya sekedar menggeluti sebuah buku, tapi membaca berarti juga merupakan aktivitas yang bernilai ibadah. Kegemaran membaca tidak muncul serta-merta, oleh karena itu kegemaran membaca perlu dikondisikan dan dipersiapkan. Sudahkah kita gemar membaca ?. Berikut ini beberapa tips untuk menciptakan kegemaran membaca, khususnya bagi anak-anak kita.

1.       Bacakan buku sejak anak lahir
Ilmu pengetahuan modern telah membuktikan bahwa bayi sejak dalam kandungan telah mengenali lingkungannya, terlebih terhadap ibu kandungnya sendiri. Ia juga mampu merespon rangsangan baik secara psikis maupun fisik. Oleh karena itu dalam tradisi keislaman ketika bayi baru lahir akan langsung di bacakan adzan agar bacaan pertama kali yang didengar adalah tentang kebesaran Allah. Terlepas dari masalah relegius diatas, mengajak bayi aktif untuk berkomunikasi baik ketika sudah terlahir maupun masih dalam kandungan adalah salah proses pembelajaran pada anak.

2.       Dorong anak bercerita
Anak akan selalu menanyakan hal-hal baru yang telah diresponnya, sampai kadang orang tua repot dan bingung menjawab pertanyaan anak. Untuk meminimalisir pertanyaan anak yang kadang tak terbendung lebih baiknya arahkan anak untuk bercerita terhadap apa-apa yang baru dialaminya, atau bisa juga kita yang bercerita secara interaktif sambil bertanya kembali apa yang telah kita ceritakan.

3.       Beli buku yang menarik minat anak
Buku yang menarik perhatian anak biasanya yang full colour dan banyak gambarnya oleh karena itu belikan buku khusus untuk anak anda. Jika si anak sudah bisa membaca carikan buku-buku yang bermanfaat dan memberikan pencerahan, karena kadang buku juga dapat memberikan efek yang negatif bagi anak. Jadi tidak ada salahnya orang tua mengarahkan buku-buku bacaan anak  walau demikian biarkan juga anak memilih buku kesukaannya sendiri.

4.       Ciptakan perpustakaan keluarga
Kita beli berbagai perabot rumah tidak merasa keberatan, tapi kadang untuk membeli sebuah buku saja perlu kita timbang-timbang ke utara dan selatan. Perpustakaan sebagai jantungnya peradapan perlu kita hadirkan juga dalam rumah tangga kita, jadi perlu diagendakan juga kebutuhan untuk membeli buku buat keluarga kita. Perpustakaan keluarga tidak perlu ruang khusus, untuk meminimalis anggaran bisa kita taruh rak-rak buku ditempat tidur keluarga, atau di tempat dimana anak kita sering bermain. Hal ini akan mendorong anak cinta membaca.

5.       Hilangkan penghambat
Batasi waktu menonton TV, bermain game, atau berinternet baik melalui PC maupun HP. Karena di era sekarang waktu keluarga kadang habis di depan layar televisi oleh karena itu perlu jadwal khusus untuk memanage waktu keluarga.

6.       Beri hadiah yang memperbesar semangat membaca
Beri apresiasi kepada anak setiap menyelesaikan bacaannya, semisal menanyakan hal-hal yang sepele, seperti judul buku, penerbitnya, pengarangnya hingga mungkin ke hal-hal yang menyangkut isi buku. Perhatian orang tua terhadap buku yang dibaca anak akan mendorongnya lebih semangat lagi untuk terus membaca, selain itu kadang perlu juga orang tua memberikan apresiasi yang bersifat materi seperti memberikan hadiah sejumlah uang, mengajaknya belanja dan lain sebagainya.
7.       Cari kesempatan membaca bersama
Dalam sebuah keluarga menurut saya diperlukan event membaca dan bercerita agar keluarga dinamis dan mengalir tidak stagnan. Tidak perlu menggelar event besar dengan biaya yang mahal cukup kita jadwalkan membaca bergantian dalam waktu-waktu tertentu. Atau saat-saat libur 
         8. Dramatisasi buku yang anda baca
Membaca dengan cara biasa seringkali membosankan anak dan tak mampu memenuhi ruang inajinasi anak. Oleh karena itu perlu kita mendramatisasi bacaan kepada anak, baik dengan intonasi, perubahan mimic muka, atau mungkin dengan menggunakan media boneka. Hal ini akan menjadikan anak betah dan kangen untuk terus mendengar dan membaca cerita yang kita bawakan. JWT

1 comment: